Resep Kerupuk Rambak Bumiayu

0
116

Resep Kerupuk Rambak Bumiayu

Bumiayu.id – Kerupuk rambak adalah makanan khas Kota Bumiayu, dimana merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Nama kerupuk ini memang sudah cukup populer dan bisa ditemukan di berbagai kota di Indonesia. Namun, jenis rambak asal Bumiayu, Brebes berbeda dan memiliki cita rasa yang bikin orang ketagihan.

Krupuk Rambak Bumiayu
Krupuk Rambak Bumiayu Travelingyuk.com

Bahan baku utama yang digunakan yaitu kulit kerbau atau kulit sapi, bukan hanya adonan tapioka yang diberi perasa daging atau ikan. Wajar saja jika harga yang ditawarkan jauh lebih mahal ketimbang rambak yang dijual di tempat lain. Selain bahannya saja sudah mahal, namun proses pembuatannya juga memakan waktu cukup lama.

Krupuk Rambak Bumiayu
Proses Penjemiran Krupuk Rambak Batangkab.co.id

Maka tidak heran, jika kerupuk khas Bumiayu ini sering kali dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki nilai ekonomi tinggi atau menengah ke atas. Namun, juga ada sebagian masyarakat menengah ke bawah tetap menikmatinya meskipun tidak sering. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan proses pembuatannya maka bisa mencobanya sendiri di rumah. Berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan dan proses cara pembuatannya.

Bahan-Bahan:

  • Kulit kerbau atau kulit sapi 25 kg
  • ¼ ketumbar
  • ¼ bawang putih
  • Garam secukupnya
  • Asam + 2,5 liter

Proses Pembuatan

  1. Kulit kerbau atau sapi dicuci sampai bersih, dipotong ukuran kira-kira 30-40 cm.
  2. Setelah itu kulit dibakar untuk menghilangkan bulu-bulu halus pada kulit.
  3. Kemudian dikerok menggunakan pisau tajam untuk membuang bagian kulit terluar.
  4. Langkah selanjutnya, kulit direbus dengan air yang cukup sampai benar-benar empuk dan mekar. Dalam proses perebusannya membutuhkan waktu kurang lebih 6 sampai 9 jam.
  5. Jika sudah direbus, maka hilangkan bagian-bagian daging yang masih tersisa.
  6. Kemudian dijemur kurang lebih 2 pekan dalam cuaca yang sangat panas. Tentunya proses pembuatan kerupuk akan lebih cepat saat musim kemarau dibandingkan musim penghujan. Setelah benar-benar kering, maka baru masuk ke tahap pengolahan.
  7. Sebelum posisinya terlalu kering, sebaiknya potong-potong kulit sesuai selera dan dijemur kembali sampai benar-benar kering. Setelah dipotong-potong, kulit dicampur dengan bumbu yang telah dihaluskan da dijemur kembali sampai benar-benar kering.
  8. Setelah kering, rambak bisa digoreng menggunakan minyak setengah panas menggunakan wajan besar dan jumlah minyak banyak agar dapat menghasilkan kerupuk yang mekar dan renyah.
  9. Kerupuk rambak sudah siap dinikmati atau dipasarkan. Namun untuk bisa dikemas, sebaiknya menunggu dalam kondisi dingin terlebih dahulu untuk menjaga kualitas produk.
  10. Kerupuk yang telah digoreng dan dikemas dengan baik memiliki daya tahan sampai 1 bulan, sedangkan untuk kerupuk yang belum digoreng jika dikemas dan disimpan dalam suhu normal bisa bertahan sekitar 2 hingga 3 bulan.

Dengan membaca resep di atas, semoga menambah pengetahuan Anda untuk menciptakan produk kerupuk rambak yang berkualitas dan memiliki nila gizi tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here