Permasalahan pembelajaran warnanya masih jadi salah satu atensi warga. Kabar menimpa keluhan beberapa siswa serta wali murid di SMPN 1 Bumiayu Brebes soal pungutan sumbangan jadi salah satu kabar terpopuler sepanjang sepekan ini.

BUMIAYU.ID – Berapa siswa mengaku menemukan pungutan sampai Rp 2, 5 juta. Bagi mereka, pihak sekolah menyebut pungutan itu buat membayar seragam, pembelian novel, serta

Administrator

BUMIAYU.ID – Berapa siswa mengaku menemukan pungutan sampai Rp 2, 5 juta. Bagi mereka, pihak sekolah menyebut pungutan itu buat membayar seragam, pembelian novel, serta sumbangan pengembangan institusi( SPI).

” Jika cocok ingin masuk sekolah, rata- rata bayar Rp 2, 5 juta buat beli seragam, novel serta duit pembangunan,” ungkap salah seseorang siswa dikala hendak kembali bersama rekan- rekannya, Senin( 3/ 10/ 2022).

Terdapatnya pungutan itu pula diamini oleh salah satu wali murid. Seseorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku menemukan tarikan pungutan itu pada 2021 kemudian. Pihak sekolah pula membagikan kuitansi atas pungutan itu.

Baca postingan detikjateng,” Pungutan di SMPN 1 Bumiayu Brebes yang Dikeluhkan Wali Murid” sepenuhnya https:// www. detik. com/ jateng/ kabar/ d- 6338098/ pungutan- di- smpn- 1- bumiayu- brebes- yang- dikeluhkan- wali- murid.

Seluruh anak baru harus bayar Rp 2, 25 juta buat seragam serta novel Rp 1. 650. 000 serta duit pembangunan( SPI) Rp 600 ribu,” ungkapnya

Ia menyebut sekolah itu sesungguhnya tidak butuh buat menarik pungutan kepada orang tua siswa. Bagi ia, sarana di sekolah itu telah lumayan lengkap.

Terlebih, sekolah itu pula telah menemukan dana BOS pemerintah serta kerap mendapatkan anggaran aspirasi dari anggota dewan buat pembangunan.

” Sesungguhnya sekolah ini tidak butuh membebani iuran yang memberatkan orang tua. Terlebih semacam aku( sebut tipe pekerjaan dengan pemasukan tidak menentu), soalnya telah banyak dorongan yang masuk, baik dari BOS ataupun dana pokir anggota dewan,” tandasnya.

Konfirmasi Pihak Sekolah

Dikala dikonfirmasi, Kepala SMPN 1 Bumiayu Ina Purnama Sari mengakui terdapatnya pungutan tersebut. Baginya, dorongan yang diterimanya dari pemerintah tidak lumayan buat memenuhi sarana di sekolah itu.

” Saat ini kebutuhan sekolah pula terdapat mebeler 3 lokal, tempat parkir, pembangunan mushola, honor GTT/ PTT yg tidak tercover oleh bos serta wc siswa yang masih kurang 15 unit lagi. Masih banyak kebutuhan sekolah yang belum tercover oleh dorongan pemerintah. Sehingga sekolah mengantarkan kebutuhan tersebut kepada komite dalam wujud program,” bebernya.

Soal keluhan orang tua siswa yang merasa keberatan, Ina secara tegas berkata, dapat membagikan keringanan. Lumayan tiba serta memberitahu kepada petugas sekolah tanpa butuh bawa SKTM ataupun KTP.

” Tidak butuh membawa SKTM, tidak butuh KTP serta yang lain. Lumayan berikan ketahui kami kalau orang tua tidak sanggup. Insyaallah langsung kami beri keringanan apalagi dapat free tis,” ungkap Ina.

Administrator

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Curabitur leo ligula, posuere id fringilla sed, consequat nec turpis. Curabitur vulputate consequat aliquam. Curabitur consectetur suscipit mauris eu efficitur. Sed malesuada tortor id metus faucibus, ut placerat mi vestibulum.

Tags

Related Post

Leave a Comment