Perekrutan: Wawancara Tigran Sloyan dari CodeSignal

Bumiayu.Id – Proses perekrutan adalah salah satu aspek penting dalam mengelola bisnis dan membangun tim yang kuat. Namun, seringkali ada tantangan dalam menemukan bakat yang sesuai

Nindy

Bumiayu.Id – Proses perekrutan adalah salah satu aspek penting dalam mengelola bisnis dan membangun tim yang kuat. Namun, seringkali ada tantangan dalam menemukan bakat yang sesuai dan menghindari bias yang dapat memengaruhi keputusan perekrutan. Tigran Sloyan, pendiri dan CEO CodeSignal, berbagi pandangannya tentang bagaimana teknologi dapat membantu menutupi celah bakat dan mengurangi bias dalam proses perekrutan. Dalam wawancara ini, kita akan mengeksplorasi lebih dalam tentang topik ini.

Minggu ini Becca dan Dom bergabung dengan Tigran Sloyan, salah satu pendiri dan CEO platform penilaian keterampilan CodeSignal. Sloyan berbicara kepada keduanya tentang betapa ketinggalan jaman perekrutan berbasis resume tradisional, dan bagaimana kecerdasan buatan membantu perusahaannya tetap menjadi yang terdepan. Dia juga berbicara tentang

Apa yang menginspirasi dia untuk berimigrasi ke Amerika dan meluncurkan perusahaannya?
Bagaimana penilaian keterampilan dapat menghasilkan praktik perekrutan yang lebih adil?
Bagaimana dia merekrut timnya sendiri?

Di bagian akhir, Dom dan Becca berbicara lebih banyak tentang meningkatnya ekonomi penilaian berbasis keterampilan dan dampak produk seperti ini terhadap mereka di sekolah menengah.

Mengenali Tantangan dalam Perekrutan

Sloyan memulai dengan mengidentifikasi beberapa tantangan utama dalam proses perekrutan saat ini, termasuk kesulitan untuk menemukan bakat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kecenderungan terjadinya bias dalam pengambilan keputusan perekrutan. Dia menyoroti bahwa seringkali proses perekrutan masih sangat bergantung pada pengalaman dan kualifikasi formal, tanpa memperhitungkan kemampuan sebenarnya dan potensi kandidat.

Peran Teknologi dalam Menutupi Celah Bakat

Menurut Sloyan, teknologi dapat menjadi solusi yang efektif untuk menutupi celah bakat dalam proses perekrutan. CodeSignal, platform yang dikembangkan oleh timnya, menggunakan pendekatan yang berbasis pada data untuk menilai kemampuan teknis dan keterampilan pemrograman kandidat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melihat lebih dari sekadar riwayat pekerjaan atau pendidikan formal, tetapi juga kemampuan sebenarnya dari calon karyawan.

Mengurangi Bias dalam Pengambilan Keputusan

Selain menutupi celah bakat, Sloyan juga menekankan pentingnya mengurangi bias dalam proses perekrutan. Bias dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk bias gender, rasial, atau sosial. Dengan menggunakan algoritma dan analisis data yang canggih, platform seperti CodeSignal dapat membantu mengidentifikasi dan mengurangi bias dalam evaluasi kandidat. Hal ini membuka kesempatan bagi lebih banyak individu untuk diakui dan dipekerjakan berdasarkan kemampuan dan prestasi mereka, bukan aspek-aspek lain yang tidak relevan.

Meningkatkan Efisiensi dan Akurasi

Selain menawarkan solusi untuk menutupi celah bakat dan mengurangi bias, Sloyan juga menyoroti bagaimana teknologi dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses perekrutan. Dengan menggunakan platform seperti CodeSignal, perusahaan dapat mengotomatiskan sebagian besar tahap evaluasi dan seleksi, menghemat waktu dan sumber daya yang berharga. Selain itu, analisis data yang diperoleh dari platform ini juga dapat memberikan wawasan berharga tentang kandidat dan kinerja tim secara keseluruhan.

Menghadapi Tantangan dan Mendukung Kemajuan

Meskipun teknologi dapat menjadi alat yang kuat dalam menangani tantangan dalam proses perekrutan, Sloyan juga mengakui bahwa masih ada banyak tantangan yang perlu diatasi. Misalnya, ada kekhawatiran tentang keamanan data dan privasi, serta perdebatan tentang etika penggunaan teknologi dalam pengambilan keputusan perekrutan. Namun, dia percaya bahwa dengan terus mengembangkan dan meningkatkan teknologi ini, kita dapat mencapai kemajuan yang lebih besar dalam mendukung proses perekrutan yang lebih adil, efisien, dan akurat.

Dalam wawancara ini, Tigran Sloyan dari CodeSignal memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana teknologi dapat membantu menutupi celah bakat dan mengurangi bias dalam proses perekrutan. Dengan pendekatan yang berbasis pada data dan analisis yang canggih, perusahaan dapat membuat keputusan perekrutan yang lebih tepat dan adil, sambil meningkatkan efisiensi dan akurasi secara keseluruhan. Dengan terus mengembangkan dan meningkatkan teknologi ini, kita dapat menghadapi tantangan dalam proses perekrutan dengan lebih baik, sambil memastikan kesempatan yang lebih besar bagi semua individu untuk sukses dalam dunia kerja.

Tags

Related Post

Leave a Comment