Organisasi Regional Yang Diikuti Indonesia Adalah

Source: bing.com ASEAN ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah organisasi regional yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. ASEAN terdiri dari

Fatah

AseanSource: bing.com

ASEAN

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah organisasi regional yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. ASEAN terdiri dari 10 negara anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Tujuan ASEAN adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara anggota.

Asean Free Trade AreaSource: bing.com

ASEAN Free Trade Area

ASEAN Free Trade Area (AFTA) adalah perjanjian perdagangan bebas antara negara-negara anggota ASEAN. AFTA didirikan pada tahun 1992 dan berlaku mulai tahun 1993. Tujuan AFTA adalah untuk meningkatkan perdagangan antara negara-negara anggota ASEAN dengan menghapuskan tarif dan hambatan perdagangan lainnya.

Asia-Pacific Economic CooperationSource: bing.com

Asia-Pacific Economic Cooperation

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1989. APEC terdiri dari 21 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan APEC adalah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara negara-negara anggota.

Asia-Europe MeetingSource: bing.com

Asia-Europe Meeting

Asia-Europe Meeting (ASEM) adalah forum dialog antara negara-negara Asia dan Eropa. ASEM didirikan pada tahun 1996 dan terdiri dari 53 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan ASEM adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Asia dan Eropa.

Indian Ocean Rim AssociationSource: bing.com

Indian Ocean Rim Association

Indian Ocean Rim Association (IORA) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1997. IORA terdiri dari 22 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan IORA adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara yang berbatasan dengan Samudra Hindia.

Organisasi Kerja Sama IslamSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Islam

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1969. OKI terdiri dari 57 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKI adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Organisasi Kerja Sama MekongSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Mekong

Organisasi Kerja Sama Mekong (OKSM) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1992. OKSM terdiri dari 6 negara anggota, yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Tujuan OKSM adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara yang berbatasan dengan Sungai Mekong.

Perserikatan Bangsa-BangsaSource: bing.com

Perserikatan Bangsa-Bangsa

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1945. PBB memiliki 193 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan PBB adalah untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia, mempromosikan kerja sama internasional di bidang ekonomi, sosial, dan budaya, serta memajukan hak asasi manusia.

Non-Aligned MovementSource: bing.com

Non-Aligned Movement

Non-Aligned Movement (NAM) adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1961. NAM terdiri dari 120 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan NAM adalah untuk mempromosikan perdamaian, keamanan, dan kerja sama internasional, serta mendukung kemerdekaan dan kedaulatan negara-negara yang tergabung dalam organisasi ini.

Organisasi Kerja Sama ShanghaiSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Shanghai

Organisasi Kerja Sama Shanghai (OKSS) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 2001. OKSS terdiri dari 8 negara anggota, yaitu Indonesia, Rusia, Tiongkok, Kazakhstan, Kirgistan, Uzbekistan, Tajikistan, dan Pakistan. Tujuan OKSS adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan keamanan antara negara-negara anggota.

Organisasi Kerja Sama Teluk PersiaSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Teluk Persia

Organisasi Kerja Sama Teluk Persia (OKSTP) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1981. OKSTP terdiri dari 6 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSTP adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara yang berbatasan dengan Teluk Persia.

Organisasi Kerja Sama Tiongkok-AfrikaSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Tiongkok-Afrika

Organisasi Kerja Sama Tiongkok-Afrika (OKSTA) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 2000. OKSTA terdiri dari 55 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSTA adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya antara Tiongkok dan negara-negara Afrika.

Organisasi Kerja Sama BarbadosSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Barbados

Organisasi Kerja Sama Barbados (OKSB) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1994. OKSB terdiri dari 11 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSB adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Karibia.

Organisasi Kerja Sama Afrika SelatanSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Afrika Selatan

Organisasi Kerja Sama Afrika Selatan (OKSAS) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1994. OKSAS terdiri dari 5 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSAS adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Afrika Selatan.

Organisasi Kerja Sama Amerika SelatanSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Amerika Selatan

Organisasi Kerja Sama Amerika Selatan (OKSAS) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 2008. OKSAS terdiri dari 12 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSAS adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Amerika Selatan.

Organisasi Kerja Sama Afrika TimurSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Afrika Timur

Organisasi Kerja Sama Afrika Timur (OKSAT) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1967. OKSAT terdiri dari 13 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSAT adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Afrika Timur.

Organisasi Kerja Sama Asia SelatanSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Asia Selatan

Organisasi Kerja Sama Asia Selatan (OKSAS) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1985. OKSAS terdiri dari 8 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSAS adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Asia Selatan.

Organisasi Kerja Sama Afrika BaratSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Afrika Barat

Organisasi Kerja Sama Afrika Barat (OKSAB) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1975. OKSAB terdiri dari 15 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSAB adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Afrika Barat.

Organisasi Kerja Sama Eropa TengahSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Eropa Tengah

Organisasi Kerja Sama Eropa Tengah (OKSET) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1991. OKSET terdiri dari 17 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSET adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara Eropa Tengah.

Organisasi Kerja Sama Laut HitamSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Laut Hitam

Organisasi Kerja Sama Laut Hitam (OKSLH) adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1992. OKSLH terdiri dari 12 negara anggota, termasuk Indonesia. Tujuan OKSLH adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya antara negara-negara yang berbatasan dengan Laut Hitam.

Tags

Related Post

Leave a Comment