Nasionalisme Indonesia Masa Orde Baru Mempunyai Ciri Khusus Yang Meliputi

Source: bing.com Nasionalisme Indonesia pada masa Orde Baru memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan nasionalisme pada masa sebelumnya. Orde Baru adalah era kekuasaan Presiden Soeharto

Fatah

Nasionalisme Indonesia Masa Orde BaruSource: bing.com

Nasionalisme Indonesia pada masa Orde Baru memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan nasionalisme pada masa sebelumnya. Orde Baru adalah era kekuasaan Presiden Soeharto yang berlangsung dari tahun 1965 hingga 1998.

Kebijakan Nasionalisme Orde Baru

Kebijakan Nasionalisme Orde BaruSource: bing.com

Pada masa Orde Baru, kebijakan nasionalisme diterapkan dengan tujuan untuk memperkuat identitas nasional Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Salah satu kebijakan yang diambil adalah mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di semua bidang kehidupan, termasuk di sekolah.

Selain itu, dibentuklah organisasi-organisasi nasionalis seperti Pemuda Pancasila dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang bertujuan untuk memperkuat identitas nasional.

Penggunaan Simbol-Simbol Nasionalis

Simbol-Simbol NasionalisSource: bing.com

Pada masa Orde Baru, penggunaan simbol-simbol nasionalis seperti bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan lambang Garuda Pancasila sangat ditekankan. Simbol-simbol ini dianggap sebagai representasi dari identitas nasional Indonesia yang kuat.

Pembangunan Nasional

Pembangunan NasionalSource: bing.com

Selama masa Orde Baru, terjadi pembangunan nasional yang sangat pesat. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat identitas nasional. Beberapa proyek besar yang dikerjakan antara lain pembangunan jalan tol, bendungan, dan proyek-proyek infrastruktur lainnya.

Ketahanan Nasional

Ketahanan NasionalSource: bing.com

Di era Orde Baru, ketahanan nasional juga menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan nasionalisme. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kemampuan militer dan memperkuat pertahanan negara.

Pendidikan Nasionalisme

Pendidikan NasionalismeSource: bing.com

Pada masa Orde Baru, pendidikan nasionalisme juga sangat ditekankan. Hal ini dilakukan dengan mewajibkan pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah-sekolah dan universitas. Selain itu, dibentuklah lembaga-lembaga seperti Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) dan Komando Pemuda Kebangsaan (KOPKAMTIB) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran nasional.

Kritik Terhadap Kebijakan Nasionalisme Orde Baru

Kritik Kebijakan Nasionalisme Orde BaruSource: bing.com

Meskipun kebijakan nasionalisme pada masa Orde Baru bertujuan untuk memperkuat identitas nasional Indonesia, namun banyak pihak yang memberikan kritik terhadap kebijakan tersebut. Beberapa kritik yang disampaikan antara lain bahwa kebijakan nasionalisme pada masa Orde Baru cenderung menekan kebebasan berekspresi dan membatasi kebebasan berpendapat.

Selain itu, pembangunan nasional yang dilakukan pada masa Orde Baru juga dianggap tidak adil dan tidak merata. Banyak proyek pembangunan yang hanya dilakukan di wilayah-wilayah tertentu saja, sehingga menyebabkan kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan semakin besar.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, nasionalisme pada masa Orde Baru memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan nasionalisme pada masa sebelumnya. Kebijakan nasionalisme pada masa Orde Baru diterapkan dengan tujuan untuk memperkuat identitas nasional Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Meskipun demikian, kebijakan nasionalisme pada masa Orde Baru juga menuai kritik dari banyak pihak.

Related Post

Leave a Comment