Menilik Kinerja Dinas Kesehatan Kota Bandung Selama Beberapa Tahun Terakhir

0
231

Bumiayu.id – Bandung adalah kota yang sangat terkenal di Jawa Barat, karena memiliki segudang fasilitas publik yang mumpuni. Termasuk Dinas Kesehatan Kota Bandung, pusat kelola semua fasilitas kesehatan di kota pelajar tersebut. Tidak main-main, lembaga kesehatan tersebut di kota ini rupanya memiliki berbagai fitur dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, warga Bandung khususnya. 

Menilik Kinerja Dinas Kesehatan Kota Bandung Selama Beberapa Tahun Terakhir

Berbagai fitur, layanan, dan fasilitas tersebut tentunya telah dirumuskan serta diaktualisasikan sebaik mungkin agar warga Bandung semakin terbantu dan merasa dimudahkan. Dinas Kesehatan di Bandung sendiri memang sangat aktif, terutama ketika terjadi pandemi COVID19 seperti pada kuartal awal tahun 2020 kemarin. 

Sejarah Dan Visi Misi DinKes Bandung 

Dinkes di Bandung pada awalnya bernama “Plaatselijke gezondHeids dienst Bandung”, dan pertama kali didirikan pada tahun 1946. Dan selama sekitar 70 tahun lebih Dinkes kota kembang ini berpindah-pindah lokasi. Pada awalnya lokasi Dinkes Bandung ini ada di Gemeente Bandoeng (1946-1949), lalu dipindahkan ke Jl. Badak Singa No. 10. 

Setelah itu gedung Dinkes daerah Bandung pindah lagi ke Jl. Supratman No. 73, yang merupakan lokasi terakhir gedung tersebut hingga sekarang. Dan seperti yang Anda pikirkan, Dinkes kota kembang di Jawa Barat ini juga mengalami perkembangan setahap demi setahap sejak awal pembangunannya di tahun 1946. Bahkan namanya juga pernah dirubah menjadi Jawatan Kesehatan.

Menilik Kinerja Dinas Kesehatan Kota Bandung Selama Beberapa Tahun Terakhir

Terkait misi, terdapat  langkah-langkah yang cukup kuat dimiliki oleh lembaga Dinkes Bandung untuk mewujudkan “Bandung Kota Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. Langkah-langkah tersebut mencakup penyempurnaan layanan kesehatan masyarakat, penyebaran wawasan akan kesehatan serta menjadi penggerak kegiatan hidup sehat, serta peningkatan tata kelola fasilitas kesehatan. 

Kinerja Dinas Kesehatan Daerah Bandung Untuk Para Warga 

Sebagai lembaga yang melakukan tata kelola kegiatan kesehatan untuk para warga, lembaga Dinkes Bandung sangat aktif dalam melakukan pemantauan serta melancarkan program kerja mereka. Bahkan kinerja mereka selama masa pandemi 6-7 bulan terakhir selalu diperhatikan oleh segenap masyarakat serta pegiat media massa. 

Buktinya, Dinkes wilayah Bandung berhasil menunjukkan kinerja yang stabil serta berdampak positif bagi masyarakat di sekitarnya. Sumbangsih kinerja tersebut bisa Anda lihat di website resmi dinkes.bandung.go.id atau melalui portal berita regional atau nasional. Berikut ini beberapa sumbangsih dari Dinkes wilayah Bandung untuk para warga kota tersebut : 

  • Gerakan sebar masker 

Jika Anda membuka website resmi Dinkes Bandung, pasti Anda akan melihat berbagai berita mengenai kegiatan terbaru lembaga kesehatan tersebut, termasuk gerakan sebar masker. Sudah berkali-kali lembaga kesehatan daerah Bandung ini melakukan gerakan tersebut, terutama ketika pandemi COVID19 melanda. 

Dan pada tanggal 3 November 2020 kemarin, Dinkes wilayah Bandung menyebarkan 630 lusin masker di daerah Cicaheum dan sekitarnya. Tujuan dari kegiatan sebar masker sejatinya adalah untuk menggiring masyarakat agar lebih disiplin mengenakan sarana penutup hidung serta mulut tersebut. Hal ini juga bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus korona. 

  • Kegiatan rapid test massal 

Masih merupakan pengaruh dari fenomena COVID19, lembaga tertinggi pengelola fasilitas kesehatan daerah Bandung tersebut melakukan rapid test massal di daerah Secapa AD. Kegiatan ini menargetkan sekitar 600 orang warga Kelurahan Hegarmanah, Bandung. Hal yang memicu proses rapid test massal ini adalah adanya klaster baru penularan COVID19 di Secapa AD Bandung. 

  • Sosialisasi penggunaan obat 

Ada juga kegiatan sosialisasi penggunaan obat rasional atau POR yang dilakukan Dinkes Kabupaten Bandung untuk para petugas medis. Kegiatan ini menargetkan para apoteker serta penanggung jawab UKP dari fasilitas kesehatan daerah Bandung. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mereduksi timbulnya efek samping penggunaan obat yang tak diharapkan dari pasien yang dirawat. 

  • Penerapan program Healthy Lung 

Karena tingkat penderita asma di Bandung terus naik, akhirnya Dinkes kota tersebut melakukan upaya pengendalian penyakit asma dengan program Healthy Lung. Hal ini mencakup program peningkatan kemampuan penanganan penyakit asma oleh tenaga medis dan pengembangan fasilitas kesehatan paru-paru kota tersebut.

Dan masih ada banyak lagi hasil kinerja dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yang tidak mungkin kami jabarkan secara lebih mendetail. Jika Anda penasaran, Anda bisa segera mengakses dinkes.bandung.go.id untuk memperoleh semua update serta pembaruan terkait kegiatan Dinkes Kabupaten Bandung di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here