Memahami Perkembangan Politik di Indonesia Saat Ini

0
179

Bumiayu.id – Indonesia merupakan negara demokrasi konstitusional yang pemerintahannya berbentuk republik dan sistemnya berupa sistem presidensial yang bersifat parlementer. Perkembangan politik di Indonesia saat ini menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia. Banyak yang mendukung pemerintahan serta politik Indonesia tetapi banyak juga yang tidak mendukung keadaan politik sekarang ini.

Memahami Perkembangan Politik di Indonesia Saat Ini

Sejarah Singkat Perkembangan Politik Indonesia

  • Masa Pra-Kolonialisme

Berdirinya kerajaan di abad ke 5 sebelum penjajah masuk untuk menguasai Indonesia. Beberapa pulau dan tanah di negara Indonesia dikuasai oleh kerajaan. Rasa persatuan pada masa itu masih sangat rendah baik di bidang politik maupun sosial.

Memahami Perkembangan Politik di Indonesia Saat Ini
  • Penjajahan Indonesia

Di abad ke 16 orang – orang Belanda tiba di Indonesia. VOC mulai memantapkan kekuatan ekonomi dan politik pada abad ke 18 di pulau Jawa. Namun persaingan dengan pedagang Inggris membuat pendapatan pemerintahan Belanda menjadi menurun. Saat itu juga VOC memutuskan untuk membuat program Tanam Paksa.

Di mana seluruh petani Jawa harus memberikan seperlima hasil panen mereka kepada pemerintah Belanda. Petani akan mendapatkan kompensasi yang telah ditentukan oleh pihak Belanda tanpa memperhatikan pasaran harga di dunia. 

  • Orde Lama 

Tahun 1927 Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia. Tujuan dari partai tersebut untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Di tahun 1942 Soekarno melakukan kolaborasi dengan pihak Jepang untuk meraih kemerdekaan. Di masa orde lama ini pembentukan demokrasi, undang-undang, dan Pancasila terjadi. 

  • Orde Baru

Masa pemerintahan presiden Soeharto mengalami pergolakan yang cukup parah. Akan tetapi di masa orde baru, tepatnya tanggal 12 Maret 1966 Soeharto mengeluarkan surat pembubaran Partai Komunis Indonesia yang sudah ada sebelum pemerintahannya. Soeharto juga membuat kabinet ampera yang bertujuan untuk melaksanakan kestabilan terhadap ekonomi dan politik. Di tahun yang sama Indonesia kembali menjadi anggota PBB (Perserikatan Bangsa – Bangsa)

  • Reformasi Indonesia

Sejak Presiden Soeharto melakukan pengunduran diri, Indonesia mulai memasuki fase reformasi. Di tahun 1998 – 1999 Indonesia dipimpin oleh Presiden Habibie yang membuat tindakan reformasi berupa: 

  • Kebebasan pers
  • Pendirian partai politik dan serikat buruh
  • Pembebasan tahanan politik
  • Masa jabatan presiden hanya 5 tahun untuk 2 periode, desentralisasi kekuasaan hingga ke daerah
  • Desentralisasi kekuasaan hingga ke daerah. 

Perkembangan politik selanjutnya dipimpin oleh Abdurrahman Wahid, namun Wahid selalu berupaya untuk mengurangi peranan TNI dalam ranah politik. Tanpa dukungan TNI, presiden Indonesia kepemimpinan dipastikan tidak akan bertahan lama. Terlebih pada masa itu Indonesia sedang dilanda konflik.

Di masa pemerintahan selanjutnya yaitu Megawati, TNI kembali lagi terlibat dalam politik. Hal ini dikarenakan Megawati tidak berniat untuk berurusan dengan TNI. Akan tetapi Panglima Besar saat itu menyatakan bahwa fraksi TNI harus dihapus dari MPR. Namun hingga saat ini, pengaruh politik TNI masih cukup besar.

Cukup banyak mantan jenderal yang terlibat aktif dalam ranah politik Indonesia.

Politik Indonesia Sekarang

Gejolak di dalam bidang politik selalu terjadi di Indonesia. Sekarang ini negara Indonesia mengalami perkembangan politik bangsawan. Di mana posisi politik hanya diduduki oleh kaum elit yang mempunyai ekonomi tinggi. Sedangkan ekonomi kelas bawah kemungkinan besar tidak bisa masuk partai politik. Hal ini dikarenakan biaya politik serta biaya kampanye yang diperlukan sangat besar. 

Selain itu kehormatan juga jauh lebih penting dibanding dengan kompetensi. Khususnya dalam pemilihan anggota DPR. Cukup banyak kalangan artis atau kalangan atas yang berlomba untuk mendapatkan bangku di DPR-RI. Bagaimanapun juga orang yang tidak terhormat atau yang tidak mampu secara umum dipastikan akan sulit untuk masuk ke partai politik. 

Selain itu suara rakyat kecil juga tidak begitu banyak mendapatkan perhatian, dikarenakan kaum elit dan kaum terpandang yang memegang kendali politik Indonesia. Cukup banyak pejabat negara yang tidak kompeten dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Bahkan untuk melafalkan Pancasila saja ada yang tidak bisa. 

Partai politik yang didominasi oleh kaum elit semakin meresahkan masyarakat Indonesia. Belum lagi para elit yang berusaha untuk mendapatkan keuangan lebih dari jabatannya di pemerintahan. Cukup banyak kaum elit yang haus akan harta, sampai – sampai melakukan korupsi. Politik di Indonesia saat ini sangat jauh dari kesejahteraan.

Cukup banyak pejabat politik yang terlibat kasus korupsi dan kasus suap. Tujuan dari perkembangan politik di Indonesia saat ini lebih kepada kekuasaan bukan kesejahteraan masyarakat. Kekuasaan serta uang menjadi peranan penting dalam berpolitik. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here