Langkah-Langkah Budidaya Ikan Lele Yang Mudah

0
108

Bumiayu.id Lele merupakan jenis ikan air tawar yang mudah hidup dalam air yang kurang jernih. Ikan ini dikenal sebagai ikan yang memiliki ketahanan hidup tinggi. Perawatannya juga tidak terlalu rumit berbeda dengan jenis ikan lainnya.

Banyak orang sudah tidak asing lagi dengan jenis ikan yang satu ini. Selain rasanya yang lezat dan tekstur dagingnya yang lembut, lele juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kebutuhan tubuh seperti vitamin B12 dan protein.

Selain lebih mudah dalam beradaptasi, kandungan gizinya yang tinggi serta kelezatan rasanya, budidaya ikan lele juga dapat menghasilkan profit yang lumayan tinggi. Daya permintaan konsumen yang tinggi dan perawatannya yang cukup mudah, budidaya lele dapat menjadi pilihan bisnis yang menjanjikan.

Bisnis ini memang membutuhkan ketekunan,keseriusan dan konsisten sebab Anda akan menghadapi bau amis ikan dan tahapan pengembangannya yang cukup panjang hingga tiba waktu panen. Namun bisnis ini dapat dibilang tidak terlalu sulit bagi para pemula. Jika  Anda tertarik membudidayakannya, maka hal yang perlu Anda ketahui ialah langkah-langkah yang harus dilakukan. Berikut ini beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan saat berbudidaya ikan lele.

  1.   Siapkan Kolam

Jika Anda memiliki kolam yang tidak terpakai, bisa Anda memanfaatkannya sebagai kolam budidaya lele. Namun jika Anda tidak memilikinya, Anda juga dapat membuatnya dengan beberapa bahan sederhana seperti terpal.

Kolam yang baik untuk pengembangan lele harus memiliki suhu yang berkisar 20 – 18 derajat Celcius. Selain itu usahakan kondisi air kolam tetap tenang dan berwarna keruh serta ditambahkan dengan lumut untuk memberi suasana kehijauan.

Perhatikan juga airnya agar tidak terlalu dangkal sehingga ikan lele tidak mati kepanasan. Selain itu juga jangan terlalu penuh untuk menghindari ikan loncat keluar. Anda juga dapat menambahkan tanaman eceng gondok untuk melindungi ikan lele dari panas.

  1.   Pilih Indukan Berkualitas

Bibit yang berkualitas menjadi salah satu faktor penentu kualitas ikan lelenya. Oleh karena itu pilihlah indukan yang sehat dan berkualitas. Ada beberapa ciri yang dapat dilihat untuk mengetahui indukan berkualitas.

Induk jantan yang berkualitas bisa dilihat dari ciri-cirinya seperti pertunya yang ramping, tulang kepala nampak pipih, alat kemalin runcing, warnanya lebih gelep dan geraknya lincah. Sedangkan indukan betina yang berkualitas dapat terlihat dari cirinya seperti pertunya yang lebih besar dari punggung, kelaminnya bulat dan pergerakannya cenderung lambat.

(signature.wordpress.com) Induk Ikan Lele yang siap kawin dan pemijahan
  1.   Ketahui Induk Siap Kawin dan Berkembang Biak

Induk yang sudah siap kawin dan dikembangbiakkan dapat dilihat dari ciri-cirinya. Induk jantan akan terlihat merah pada kelaminnya, sedangkan kelamin induk betina akan terlihat menguning. Setelah kedua indukan telah melakukan pembuahan, tahap selanjutnya pisahkan induk dengan benihnya.

(firdo.artadi.blogspot.com) Induk Lele yang siap kawin dan pemijahan

Namun jika proses ini dirasa memberatkan Anda, khususnya bagi pemula. Anda juga bisa mendapatkan benih lele yang siap dikembangkan di pasar hewan.

  1.   Pindahkan Benih Ke Kolam

Siapkan air dalam ember untuk benih yang akan dipisahkan dari kolam agar benih lele tidak stress dan mudah mati. Sebaiknya siapkan air dengan ketinggian antara 10 – 20 cm dari kolam lele biasanya. Letakan ember ke dalam kolam dan tunggu selama 24 jam agar benih dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

  1.   Pemeliharaan dan Pengembangan

Agar ikan lele tetap sehat dan mudah berkembang usahakan untuk selalu memperhatikan kebersihan ikan lele. Meskipun ikan ini mudah beradaptasi, tetapi hal ini menjadi salah satu faktor kesuksesan pengembangan ikan lele.

Berilah pakan yang berkualitas agar lele lebih cepat untuk mempercepat masa pertumbuhan lele. Alangkah baiknya jika lele diberi pakan sentrat 781-1 sebab kandungannya dapat mencukupi kebutuhan ikan lele. Makanan tersebut idealnya diberikan 3x sehari yakni pada pagi, sore dan malam.

Ikan lele juga dapat diberikan makanan tambahan lainnya karena ikan jenis ini memang dikenal sebagai hewan omnivora. Perhatikan juga agar makanan yang diberikan secukupnya sehingga tidak meninggalkan sisanya pada kolam. Sisa makanan dalam kolam juga dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit pada lele.

  1.   Pisahkan Ikan Lele Siap Panen

Melalui perawatan tersebut ikan lele dapat dipanen dalam jangka waktu 3,5 – 4 bulan terhitung saat lele menetas. Ukuran fisik lele yang sudah siap panen berukuran sekitar 7 – 12 cm. Setelah lele dipanen, kolam tersebut dapat Anda bersihkan untuk disiapkan sebagai pemeliharaan benih ikan lele yang baru.

Itulah beberapa tahapan yang perlu Anda perhatikan sebelum budidaya ikan lele. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan bisa Anda praktekan secara langsung. Informasi menarik lainnya dapat Anda kunjungi di website kami.

 

MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here