Bingung Menyusun Proposal Usaha yang Baik? Simak Caranya Berikut Ini

0
197

Bumiayu.id – Memulai bisnis bukan hanya soal eksekusi, namun juga persiapan matang. Salah satu bentuk persiapan matang yakni menyusun strategi. Umumnya strategi bisnis dituangkan dalam dokumen yang disebut proposal usaha. Lantas seberapa pentingnya menyusun proposal untuk usaha Anda? Simak beberapa poin-poin penting mengapa proposal usaha harus disusun sebaik mungkin.

 

Bingung Menyusun Proposal Usaha yang Baik? Simak Caranya Berikut Ini

Salah satu alasan mengapa dokumen tersebut sangat diperlukan yakni karena untuk menjalankan usaha, pemilik juga perlu mendapatkan modal. Dalam upaya mendapatkan modal tersebut, umumnya pemilik mendapatkan pinjaman modal dari bank ataupun suntikan dana dari investor. Dalam mencapai kesepakatan dengan pihak tersebut, diperlukan proposal menarik. Lalu bagaimana cara membuatnya?

Langkah-langkah Membuat Proposal Usaha yang Tepat

  • Pendahuluan

Unsur pertama perlu diperhatikan bagi pemilik yakni bagian pendahuluan. Bagian ini juga biasa disebut bagian pengenalan. Pada poin ini pula, penyusun diwajibkan untuk menjelaskan kondisi perusahaan dalam sebuah latar belakang. Disamping itu, bagian ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan visi serta misi usaha. 

  • Profil Badan Usaha

Langkah kedua tak kalah pentingnya yakni memperhatikan profil badan usaha atau perusahaan yang dijalankan. Dalam dokumen tersebut, profil perusahaan wajib dijelaskan segamblang mungkin. Terdapat beberapa unsur yang perlu dituangkan dalam dokumen, meliputi:

  • Jenis Usaha

Pada aspek ini, penyusun diharuskan memberikan penjelasan konkrit terkait usaha yang akan didirikan. Tak perlu panjang lebar, isi singkat namun padat dan jelas sangat dianjurkan dalam mengisi bagian berikut. Untuk sistematika penguraiannya, Anda dapat mengadopsi bentuk listing ataupun uraian.

  • Nama perusahaan

Nama perusahaan merupakan hal vital dan sangat perlu diperhatikan dalam proses penulisannya. Mengingat nama perusahaan membawa unsur brand serta produk, maka sangat dianjurkan untuk menciptakan nama yang cukup mudah diingat serta diterima oleh konsumen secara luas. Keunikan nama juga dapat menentukan kesuksesan bisnis Anda kedepannya.

  • Lokasi  

Unsur lain tidak kalah pentingnya yakni lokasi dimana Anda menjalankan bisnis tersebut. Pastikan Anda tidak asal dalam memilih lokasi. Memilih lokasi yang strategis merupakan langkah awal dalam menggaet konsumen banyak.

  • Struktur Organisasi Perusahaan

Unsur berikutnya perlu Anda sertakan dalam proposal yakni terkait struktur organisasi perusahaan. Pada bagian ini, poin-poin yang perlu dimuat meliputi pemilik, pengelola, sistem marketing, sistem kemitraan, dan sebagainya. Umumnya poin tersebut dimiliki oleh bisnis yang telah berjalan lama dengan sistem manajerial baik. 

Bingung Menyusun Proposal Usaha yang Baik? Simak Caranya Berikut Ini

Namun demikian, jika bisnis Anda masih berada pada tahap awal, tetap diwajibkan untuk menyertakan poin tersebut. Dengan menyertakannya, maka akan mempermudah calon investor dalam menilai serta mempertimbangkan dana diberikan pada perusahaan.

  • Produk

Bagian berikutnya yakni mencantumkan produk bisnis pada dokumen. Disini, pemilik bisnis perlu menjelaskan barang apa saja yang ditawarkan, jenis produk, proses pembuatan produk, serta apa saja keunggulan dari barang tersebut.

  • Jenis produk

Apa jadinya jika pemilik tidak dapat menjelaskan jenis produk apa yang mereka jual? Tentu hal ini akan berdampak pada keberhasilan bisnis. Maka dari itu, pemilik diharuskan mengetahui secara rinci terkait produk mereka.

  • Pembuatan produk

Pada poin ini, pemilik juga diharuskan memberikan penjelasan rinci terkait proses pembuatan barang dan jasa dari kegiatan tersebut.

  • Keunggulan produk

Poin berikutnya yakni terkait keunggulan barang. Tentu saja perusahaan perlu mengetahui apa saja keunggulan barang mereka dibanding kompetitornya.

  • Target Pasar

Terkait dokumen proposal, pemilik diharuskan untuk menyertakan target pasar mencakup lokasi sasaran, usia konsumen, serta kelas ekonomi mereka.

  • Promosi dan Pemasaran

Sistem promosi serta pemasaran juga turut andil terkait keberhasilan bisnis. Maka dari itu, terkait dokumen tersebut patut digambarkan bagaimana strategi promosi serta pemasaran.

  • Laporan Keuangan

Poin berikutnya yaitu laporan keuangan. Sudah menjadi hal wajib bagi perusahaan untuk memiliki laporan keuangan karena hal tersebut akan berkaitan dengan modal, pemasukan, pengeluaran, serta cash flow perusahaan.

  • Penutup

Bagian penutup meliputi hal-hal berkaitan dengan kesimpulan serta poin-poin penting terkait bisnis. Disini, pemilik diwajibkan memberikan penjelasan rinci dan rigid supaya dapat meyakinkan investor nantinya.

  • Lampiran

Dokumen lampiran terkadang juga penting untuk disertakan saat mengajukan proposal. Aspek ini juga sangat perlu diperhatikan karena akan berdampak pada keputusan apakah proposal diterima oleh investor atau tidak. Jadi, perhatikan baik-baik poin tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here