Apa Yang Salah Terhadap Pertahanan Dan Keamanan Indonesia Sehingga Hal Ini Terus Berulang

Source: bing.com Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namun, dalam hal pertahanan dan keamanan, Indonesia

Fatah

Pertahanan Dan Keamanan IndonesiaSource: bing.com

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namun, dalam hal pertahanan dan keamanan, Indonesia masih jauh dari kata sempurna. Berulang kali terjadi insiden yang mengancam kedaulatan negara dan keselamatan warga, seperti terorisme, konflik di perbatasan, dan kerusuhan sosial. Lalu, apa yang salah terhadap pertahanan dan keamanan Indonesia sehingga hal ini terus berulang?

Kurangnya Anggaran Pertahanan

Anggaran Pertahanan IndonesiaSource: bing.com

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kemampuan pertahanan Indonesia adalah kurangnya anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Menurut data dari Global Firepower, Indonesia hanya menempati peringkat ke-16 dalam daftar negara dengan anggaran pertahanan terbesar di dunia, dengan anggaran sebesar 10 miliar dolar AS pada tahun 2020. Padahal, Indonesia memiliki wilayah yang luas dan perbatasan yang panjang, sehingga memerlukan anggaran pertahanan yang besar untuk menjaga kedaulatan negara.

Korupsi dan Nepotisme dalam Pengadaan Alutsista

Alutsista IndonesiaSource: bing.com

Pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) menjadi masalah lain yang kerap kali terjadi dalam sistem pertahanan Indonesia. Korupsi dan nepotisme seringkali terjadi dalam proses pengadaan alutsista, sehingga tidak jarang alutsista yang didapatkan tidak sesuai dengan kebutuhan atau bahkan tidak berfungsi dengan baik. Hal ini berdampak pada kemampuan pertahanan Indonesia yang terus tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Kurangnya Kerjasama Antar Lembaga

Kerjasama Antar Lembaga Pertahanan IndonesiaSource: bing.com

Pertahanan dan keamanan bukanlah tanggung jawab satu lembaga atau satu instansi saja. Namun, kurangnya kerjasama antar lembaga menjadi salah satu penyebab terjadinya kelemahan dalam sistem pertahanan Indonesia. Kebijakan dan strategi pertahanan yang tidak terkoordinasi dengan baik antar lembaga akan membuat upaya pertahanan menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang erat antara lembaga-lembaga terkait dalam hal pertahanan dan keamanan.

Kurangnya Keterlibatan Masyarakat dalam Membangun Pertahanan dan Keamanan

Keterlibatan Masyarakat Dalam Membangun Pertahanan Dan KeamananSource: bing.com

Selain lembaga pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam membangun pertahanan dan keamanan negara. Namun, kurangnya keterlibatan masyarakat dalam hal ini menjadi masalah lain yang harus diatasi. Masyarakat perlu diberi pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pertahanan dan keamanan, serta diberi kesempatan untuk terlibat dalam program-program yang mendukung upaya tersebut.

Kurangnya Fokus pada Kemampuan Pertahanan Asimetris

Kemampuan Pertahanan Asimetris IndonesiaSource: bing.com

Kemampuan pertahanan asimetris menjadi hal yang penting dalam melindungi kedaulatan negara, terutama menghadapi ancaman-ancaman non-konvensional seperti terorisme dan cyber attack. Sayangnya, kurangnya fokus pada kemampuan pertahanan asimetris telah membuat Indonesia rentan terhadap ancaman-ancaman tersebut. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada pengembangan kemampuan pertahanan asimetris di Indonesia.

Kesimpulan

Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah dalam membangun sistem pertahanan yang kuat dan handal. Beberapa faktor seperti kurangnya anggaran, korupsi, kurangnya kerjasama antar lembaga, kurangnya keterlibatan masyarakat, dan kurangnya fokus pada kemampuan pertahanan asimetris menjadi hal yang harus diatasi agar sistem pertahanan Indonesia dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Kita semua sebagai warga negara Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mendukung upaya-upaya tersebut demi menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga.

Related Post

Leave a Comment