Alasan Yang Mendorong Indonesia Keluar Dari Keanggotaan Pbb Adalah

Source: bing.com Indonesia adalah negara yang telah bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama lebih dari 60 tahun. Namun, pada 1965, Indonesia memutuskan untuk keluar dari

Fatah

Alasan Indonesia Keluar Dari PbbSource: bing.com

Indonesia adalah negara yang telah bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama lebih dari 60 tahun. Namun, pada 1965, Indonesia memutuskan untuk keluar dari keanggotaan PBB. Ada beberapa alasan yang mendorong Indonesia untuk keluar dari keanggotaan tersebut.

1. Tindakan Intervensi PBB

Tindakan Intervensi PbbSource: bing.com

Pada tahun 1965, Indonesia mengalami perubahan politik yang signifikan. Pemerintahan Soekarno digulingkan oleh militer dan digantikan oleh pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Soeharto. Pada saat itu, PBB melakukan tindakan intervensi dalam upaya untuk mencoba mengembalikan pemerintahan Soekarno ke kekuasaan. Namun, tindakan tersebut tidak berhasil dan Indonesia merasa bahwa PBB telah mencampuri urusan dalam negerinya.

2. Kebijakan Konfrontasi Indonesia

Kebijakan Konfrontasi IndonesiaSource: bing.com

Selain tindakan intervensi PBB, Indonesia juga melakukan kebijakan konfrontasi terhadap Malaysia pada tahun 1963. Hal ini menyebabkan konflik antara dua negara tersebut. PBB kemudian mencoba untuk menengahi konflik tersebut, namun Indonesia merasa bahwa PBB tidak adil dalam menyelesaikan konflik tersebut.

3. Ketergantungan PBB Terhadap Negara Barat

Ketergantungan Pbb Terhadap Negara BaratSource: bing.com

Indonesia juga merasa bahwa PBB terlalu bergantung pada negara-negara Barat dalam pengambilan keputusan. Negara-negara Barat dianggap memiliki dominasi yang terlalu besar dalam organisasi tersebut. Hal ini membuat Indonesia merasa bahwa kepentingannya tidak diwakili dengan baik dalam PBB.

4. Isu Papua

Isu PapuaSource: bing.com

Isu Papua juga menjadi salah satu alasan yang mendorong Indonesia untuk keluar dari keanggotaan PBB. Papua saat itu masih menjadi wilayah yang diperebutkan antara Indonesia dan Belanda. Indonesia merasa bahwa PBB tidak adil dalam menyelesaikan isu tersebut dan mendukung Belanda dalam hal tersebut.

5. Keterbatasan Keanggotaan PBB

Keterbatasan Keanggotaan PbbSource: bing.com

Indonesia juga merasa bahwa keanggotaannya dalam PBB terlalu membatasi negara tersebut dalam upaya untuk mengambil keputusan dalam politik luar negeri. Negara-negara anggota diharuskan untuk mengikuti kebijakan dan panduan yang telah ditetapkan oleh PBB. Hal ini membuat Indonesia merasa bahwa keanggotaannya dalam PBB tidak memberikan kebebasan dalam pengambilan keputusan.

Kesimpulan

Meski Indonesia telah keluar dari keanggotaan PBB, negara tersebut tetap menjalin hubungan dengan organisasi tersebut. Pada tahun 1966, Indonesia kembali bergabung dengan PBB dan menjadi salah satu negara yang aktif dalam organisasi tersebut. Namun, pengalaman Indonesia keluar dari keanggotaan PBB pada tahun 1965 memberikan pelajaran bagi negara lain untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam organisasi tersebut.

Related Post

Leave a Comment