20 Organisasi Internasional Yang Diikuti Indonesia

Source: bing.com Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif berpartisipasi dalam organisasi internasional. Dalam dunia internasional, keikutsertaan suatu negara dalam organisasi internasional sangatlah penting untuk

Fatah

Organisasi Internasional IndonesiaSource: bing.com

Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif berpartisipasi dalam organisasi internasional. Dalam dunia internasional, keikutsertaan suatu negara dalam organisasi internasional sangatlah penting untuk memperkuat hubungan diplomasi serta memajukan berbagai sektor dalam negara.

Berikut adalah 20 organisasi internasional yang diikuti oleh Indonesia:

1. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

PbbSource: bing.com

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB merupakan organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1945. Indonesia menjadi anggota PBB pada tanggal 28 September 1950. Sejak saat itu, Indonesia aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan PBB.

2. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

OkiSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI didirikan pada tahun 1969. Indonesia menjadi salah satu anggota pendiri OKI. OKI bertujuan untuk mempererat hubungan antara negara-negara Islam di seluruh dunia.

3. ASEAN

AseanSource: bing.com

ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967. Indonesia menjadi salah satu negara pendiri ASEAN. Tujuan dari ASEAN adalah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, politik, dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

4. G-20

G-20Source: bing.com

G-20 atau Group of Twenty merupakan forum internasional yang terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa. Indonesia menjadi anggota G-20 pada tahun 2008. G-20 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang ekonomi dan keuangan.

5. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)

WtoSource: bing.com

Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO didirikan pada tahun 1995. Indonesia menjadi anggota WTO pada tanggal 1 Januari 1995. WTO bertujuan untuk memperkuat sistem perdagangan internasional dan mengurangi hambatan perdagangan antar negara.

6. Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC)

ApecSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik atau APEC didirikan pada tahun 1989. Indonesia menjadi anggota APEC pada tahun 1989. APEC bertujuan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di kawasan Asia Pasifik.

7. Organisasi Kerja Sama Non-Blok

Organisasi Kerja Sama Non-BlokSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Non-Blok atau Non-Aligned Movement didirikan pada tahun 1961. Indonesia menjadi salah satu negara pendiri Non-Aligned Movement. Non-Aligned Movement bertujuan untuk memperkuat hubungan antar negara yang tidak tergabung dalam blok kekuatan tertentu.

8. Organisasi Negara-Negara Produsen Minyak (OPEC)

OpecSource: bing.com

Organisasi Negara-Negara Produsen Minyak atau OPEC didirikan pada tahun 1960. Indonesia menjadi anggota OPEC pada tahun 1962. OPEC bertujuan untuk mengendalikan produksi minyak dan harga minyak di pasar internasional.

9. Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW)

OpcwSource: bing.com

Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia atau OPCW didirikan pada tahun 1997. Indonesia menjadi anggota OPCW pada tanggal 14 Oktober 1998. OPCW bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan dunia dengan cara melarang penggunaan senjata kimia.

10. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

WhoSource: bing.com

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO didirikan pada tahun 1948. Indonesia menjadi anggota WHO pada tahun 1950. WHO bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dunia dan mengurangi penyakit-penyakit yang berbahaya.

11. Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO)

UnescoSource: bing.com

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO didirikan pada tahun 1945. Indonesia menjadi anggota UNESCO pada tanggal 27 Mei 1950. UNESCO bertujuan untuk mempromosikan pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan di seluruh dunia.

12. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO)

WmoSource: bing.com

Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO didirikan pada tahun 1950. Indonesia menjadi anggota WMO pada tanggal 23 September 1950. WMO bertujuan untuk memperbaiki sistem informasi meteorologi dunia dan memperkuat kerja sama antar negara dalam bidang meteorologi.

13. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO)

FaoSource: bing.com

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau FAO didirikan pada tahun 1945. Indonesia menjadi anggota FAO pada tanggal 21 Oktober 1948. FAO bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan pertanian di seluruh dunia.

14. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO)

IcaoSource: bing.com

Organisasi Penerbangan
Sipil Internasional atau ICAO didirikan pada tahun 1944. Indonesia menjadi anggota ICAO pada tanggal 11 September 1946. ICAO bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi penerbangan internasional.

15. Uni Interparlemen Internasional (IPU)

IpuSource: bing.com

Uni Interparlemen Internasional atau IPU didirikan pada tahun 1889. Indonesia menjadi anggota IPU pada tahun 1950. IPU bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar parlemen di seluruh dunia dan memperkuat prinsip demokrasi.

16. Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO)

UnidoSource: bing.com

Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNIDO didirikan pada tahun 1966. Indonesia menjadi anggota UNIDO pada tanggal 1 Januari 1967. UNIDO bertujuan untuk meningkatkan industri di seluruh dunia dan mengurangi kesenjangan antara negara maju dan negara berkembang.

17. Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD)

OecdSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD didirikan pada tahun 1961. Indonesia menjadi anggota OECD pada tahun 1996. OECD bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di seluruh dunia.

18. Uni Telekomunikasi Internasional (ITU)

ItuSource: bing.com

Uni Telekomunikasi Internasional atau ITU didirikan pada tahun 1865. Indonesia menjadi anggota ITU pada tanggal 1 Januari 1948. ITU bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar negara dalam bidang telekomunikasi.

19. Badan Energi Atom Internasional (IAEA)

IaeaSource: bing.com

Badan Energi Atom Internasional atau IAEA didirikan pada tahun 1957. Indonesia menjadi anggota IAEA pada tanggal 2 Juli 1958. IAEA bertujuan untuk mempromosikan penggunaan energi atom untuk keperluan damai dan meningkatkan keselamatan nuklir di seluruh dunia.

20. Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO)

ScoSource: bing.com

Organisasi Kerja Sama Shanghai atau SCO didirikan pada tahun 2001. Indonesia menjadi anggota SCO pada tahun 2018. SCO bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, keamanan, dan budaya di antara negara-negara anggota.

Keikutsertaan Indonesia dalam berbagai organisasi internasional menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan diplomasi dan meningkatkan peran serta di dunia internasional. Dengan aktifnya Indonesia dalam organisasi internasional, diharapkan Indonesia dapat memajukan berbagai sektor dalam negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Related Post

Leave a Comment